Tags

, , , , , , , ,

lambang pramuka

lambang pramuka

Liat gambar disamping kan? (kalo gak liat berarti mata lo katarak, hakhak). Nah gambar disamping ini adalah lambang pramuka gudep 085-086 di SMP gue dulu (titel pasukan gerilya itu adalah sebutan bagi regu kami).πŸ˜›
Karena sekarang masih dalam rangka memperingati Hari Pramuka, maka gue akan menceritakan tentang betapa penuh suka dukanya masa-masa SMP gue dulu waktu gue berkecimpung di ekskul pramuka ini.

Tahun 1999 adalah tahun pertama gue nginjakin kaki di bangku SMP. (gak kerasa udah 10 tahun):mrgreen: Sejak saat itu juga, gue terjun ke dalam ekskul pramuka. Ketertarikan gue ama pramuka sebenarnya sudah ada sejak gue masih SD, tapi karena di SD gue waktu itu sama sekali gak ada yang namanya ekskul pramuka, jadilah gue cuma bisa gigit jempol kaki. (gigit jari pan udah umum)πŸ˜†

Ekskul pramuka di SMP gue saat itu adalah ekskul yang sangat menonjol. Yang pasti sih menonjol dari ekskul-ekskul lainnya. Karena apa? Karena ekskul gue yang satu ini selalu dapat prestasi, baik itu prestasi eksternal maupun juga internal. (sok bangga):mrgreen: Terbukti dari banyaknya lomba yang kami ikuti, dari mulai Wide Game Pramuka, PBB, Cerdas Cermat, Lomba Tingkat, and many more (cailah, sok bule lu, Da!), yang gak pernah berhenti untuk berjuang mendapatkan sebuah piala. Walau lebih banyak pulang dengan tangan hampa dan oleh-oleh capek doank.πŸ˜†

Tapi disitulah perjuangan yang sebenarnya. Bawa pulang piala atau gak, yang penting bagi gue adalah pengalaman yang gue dapat. Rasa capek yang gue bawa pulang sebenarnya gak sebanding dengan apa yang gue dapatkan di lapangan. Malah lebih dari itu. Gue gak pernah berhenti untuk terus belajar dan belajar, sampai akhirnya gue dan temen-temen seregu membawa pulang piala dengan title Juara 1 Lomba Wide Game Pramuka Kwarcab Banjarmasin.πŸ˜€ Itulah yang memicu semangat gue dan temen-temen untuk terus berjuang melawan penjajah! Merdeka!! *loch?*πŸ˜†

Oya, sedikit cerita tentang perseturuan yang terjadi antara ekskul pramuka dan ekskul PMR di SMP gue. Saat itu, hubungan antara 2 ekskul ini memang gak harmonis. Bahkan mungkin bisa dibilang udah kayak Tom and Jerry. Selalu ribut dan gak pernah akur.πŸ˜€ Hal itu dipicu karena anak-anak PMR iri dan ngerasa dianaktirikan oleh pihak sekolah. Karena seperti yang sudah gue bilang diatas tadi, ekskul pramuka itu lebih menonjol dari ekskul lainnya.:mrgreen:

Tapi bukan salah kami donk kalau ternyata ekskul kami lebih mendulang prestasi. Kami selalu aktif dan eksis dalam segala aspek kegiatan di sekolah. Bahkan OSIS aja kadang gak bisa diandalkan. Selalu tim pramuka yang terjun dan terlibat diberbagai kegiatan sekolah. Dan karena hal itulah, banyak pihak yang iri melihat kesuksesan yang kami dapat. (sstt, bahkan guru-guru juga pada iri loh…)

By the way, dari tadi gue gak nyebutin nama regu gue ya? Oke, perkenalkan, nama regu gue saat itu adalah Regu Teratai, sedangkan regu pada kubu cowok adalah Regu Singa. Emang sih kalau diliat secara logika, emang gak serasi, mengingat singa gak mungkin berdampingan ama teratai (emang tu singa mau kawin ama teratai?)πŸ˜† Tapi kalau kubu cewek dirubah dan berganti nama menjadi Regu Macan, ntar yang ada malah di kira penyanyi trio dangdut ntu. *ngakak*

Hey, dalam regu kami juga pernah terjadi yang namanya cinlok alias cinta lokasi. Gimana gak, kebersamaan yang kami jalin setiap hari itu membuat benih-benih cinta tumbuh dihati kami masing-masing.πŸ˜€ Si A suka ama B, tapi B malah suka ama si C, dan si C suka ama si D. Jadi bisa disimpulkan, walau kami terlibat cinta lokasi, tapi cinta ini terlalu rumit dan pahit buat kami semua. Dan ajaibnya, satu sama lain malah menyimpan rasa itu tanpa diketahui oleh temen-temen yang lainnya. Jadi bak rantai makanan yang gak pernah tau ujungnya dimana karena gak adanya saling keterbukaan.πŸ˜€

Dan inilah poto-poto yang berhasil gue dapatkan dari kakak senior gue dulu. Sayangnya cuma sedikit dan sayang banget Regu Teratai malah gak ada.😦 Cuma regu singa yang lebih banyak nampang.πŸ˜›

[Poto-poto yang lainnya gak sempet gue minta dari kakak pembina]😦

pada mau pulang dari kemah

pada mau pulang dari kemah

Ini poto waktu kita mau pulang dari perkemahan persahabatan di SMPN 1 Jorong, Kalsel. Kalau gak salah pas gue kelas 2 SMP, kira-kira tahun 2000. Sayangnya gue ketutupan temen gue.πŸ˜†

para cowok beraksi

para cowok beraksi

Nah ini Regu Singa dudul yang pada rame, ribut, berisik ngaum-ngaum mulu.:mrgreen:

ehh, minggiiirr

ehh, minggiiirr

hahaha, ini mah cocoknya kita istilahkan, gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga.πŸ˜† Orang udah pada gaya, eh dia malah ngerecokin. *tendang*:mrgreen:

abis mendirikan gapura neh

abis mendirikan gapura neh

Ini para regu singa mendirikan gapura atau apa ya, gue lupa namanya. Salut buat kalian.πŸ˜€

ini juga pas mau pulang dari perkemahan

ini juga pas mau pulang dari perkemahan

Nah ini juga sama kayak poto paling atas tadi. jadi gak perlu gue jelasin lagi kan?πŸ˜›

waktu di pantai, culun banget gue, hahaha

waktu di pantai, culun banget gue, hahaha

Dan ini poto diambil waktu pulang dari perkemahan persahabatan tadi, langsung menuju pantai dan pada mandi. Byur..Byur.. Hayo gue yang mana?πŸ˜†

Begitulah indahnya kenangan semasa pramuka di SMP dulu. Yang penuh dengan kesedihan dan keceriaan yang campur aduk menjadi satu. Gak akan pernah gue lupakan seumur hidup gue. 3 tahun menjadi seorang pramuka, dilantik menjadi penggalang Ramu, Rakit dan Terap yang selalu menjunjung tinggi Dasa Darma Pramuka dan Tri Satya. Tiap hari latihan pramuka sampai menjelang magrib, selalu ikut berbagai macam lomba, ikut Jamnas, berkemah, dan lain-lainnya yang ga bisa gue sebutin satu-satu.

Tapi 1 hal yang paling penting dari itu semua adalah gue menemukan rasa solidaritas, kekeluargaan, persaudaraan dan juga rasa kebersamaan antara sesama anggota pramuka lainnya yang gak pernah gue dapat sebelumnya. Dan itu gak ternilai harganya.πŸ˜‰

So, maju terus PRAMUKA Indonesia!! Selalu junjung tinggi Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka!!πŸ˜€

[PS] : Thanks to Pembina Pramuka kami Ibu Wartikonah, Kak Nanang Muji, Kak Pahmi, Kak Ucok, Kak Upik, Kak Nana, Kak Erni, Kak Tiara, Kak Ella, Kak Rudi, Kak Uwai, Kak Agus, dll. Juga buat temen-temen Regu Singa dan Teratai, Khairullah, Sapuadi, Arif, Husaini A, Husaini B, Dadang, M.Noor (alm.), Rahman, Dudung, Rafi’i, Ian, Izul, Alex, Maulida, Rahmi, Anni, Lia, Hastin, Yeni, Siti, Zatil, Musda, Melly, dan yang lain yang gak bisa gue sebutin satu-satu. Thanks 4 everything. Miss U all.